Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

BREAKING: Senin 7 Sept 2026 13:30 WIB - PT Serenity Cipta Fastindo Resmi LUNASI Upah Proyek Jl Famili 4 Palembang !

Gambar
PALEMBANG (07/09/2026 13:30 WIB) - Tepat pukul 13:30 WIB hari ini, Senin 7 September 2026, PT Serenity Cipta Fastindo resmi melunasi seluruh kewajiban upah proyek rumah hunian Jl Famili 4 Palembang. Pembayaran pelunasan Rp 361.300 dilakukan tunai oleh Pengawas Proyek Bpk Rudi langsung di rumah pekerja Jl Famili 4 Siringagung Palembang. Dengan ini, kasus yang sempat dilaporkan ke 9 instansi - Disnaker Kota Palembang, Disnakertrans Sumsel, Disnaker Bekasi, Disnakertrans Jabar, Kemnaker RI, YAPLEGAL Tangerang, Ombudsman RI Pusat & Perwakilan Sumsel - dinyatakan CABUT & SELESAI. Rincian Lunas: 22 Agt 500rb, 3 Sept 200rb, 4 Sept pagi 70rb, 4 Sept sore 50rb, 7 Sept 13:30 WIB 361.300 LUNAS PENUH. Total bersih Rp 1.181.300. PT Serenity Cipta Fastindo menunjukkan komitmen sebagai perusahaan konstruksi profesional dan taat aturan PP 36/2021.

TUMPUKAN BATU BATA, UTANG DI WARUNG BU IJAH, DAN DOA AGAR PT SERENITY CIPTA FASTINDO TIDAK TUMBANG

Di proyek PT Serenity Cipta Fastindo, jam 6 pagi batu bata sudah berbaris. Yang belum berbaris adalah kepastian. Sebut saja namanya Wagimin. Tangannya kasar, helmnya kusam. Sudah 3 bulan ia menyusun batu bata di proyek itu. Setiap jam 12 siang, ia tidak langsung makan. Ia menengok dulu ke Warung Bu Ijah di ujung proyek. "Bu, catat dulu ya," katanya pelan. Bu Ijah mengangguk. Di buku tulisnya yang sudah lecek, tertulis: Wagimin - 2 bungkus nasi, 1 kopi. Utang. Bukan karena Wagimin malas bekerja. Ia justru paling rajin. Tapi upahnya, katanya, tidak pernah datang utuh. "Untuk makan sehari-hari saja susah, kami harus ngutang dulu di warung sekitar proyek," ucap Wagimin, seperti yang ditirukan banyak temannya. Padahal Wagimin tidak pernah berharap perusahaan tempatnya menumpang hidup itu tutup. Kalimatnya justru sebaliknya, dan ia ulang berkali-kali seolah takut disalahpahami: "Kami tidak ingin perusahaan tutup. Kami masih ingin bekerja. Kalau ada kekurangan, ya dip...

KABAR DARI FAMILI 4: Disaat Upah Dicicil dan K3 Diabaikan, Pelapor Justru Kedepankan Itikad Baik

Gambar
PALEMBANG, SUMSEL - Di tengah maraknya proyek hunian mewah di Kota Palembang, sebuah proyek rumah di Jalan Famili 4 RT 05/RW 06, Kelurahan Siring Agung, Ilir Barat I, menjadi sorotan. Bukan karena arsitekturnya, melainkan karena dugaan pelanggaran ketenagakerjaan yang menyeret nama perusahaan asal Bekasi. Adalah PT Serenity Cipta Fastindo, perusahaan beralamat di Jl. Cut Mutia No.70, Graha Marhaban, Margahayu, Bekasi Timur. Proyeknya di Palembang terpantau oleh team media sejak Mei hingga Agustus 2026. Namun ada yang tak biasa dari laporan ini. Jika biasanya laporan berakhir dengan tuntutan sanksi berat, pelapor kedua yang masuk ke puluhan instansi justru menonjolkan itikad baik. "Karena adanya itikad baik dari kedua belah pihak, perusahaan dan pelapor/buruh, maka saya mengajukan kembali permohonan ini demi kebaikan semua pihak," tulis YuYu, pelapor, dalam Surat Permohonan Bantuan Investigasi dan Advokasi (II) Nomor: 031/DUMAS-ALL/IX/2026. Surat itu ditembuskan ke...

Buruh di Palembang Apresiasi PT Serenity Cipta Fastindo, atas pembayaran upah yang terlambat

Gambar
Seorang buruh harian lepas di Palembang, berinisial Asef Ydh, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Serenity Cipta Fastindo yang berkantor pusat di Jl. Cut Mutia No.70, Graha Marhaban Blok R9-10, Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, atas itikad baik pembayaran upah susulan sebesar Rp 120.000 pada Jumat, 4 September 2026. Pembayaran pada Jumat sore tersebut menjadi titik terang penyelesaian sengketa upah yang telah berlangsung sejak 22 Agustus 2026. Buruh yang bekerja di proyek pembangunan rumah tinggal di Jl Famili 4 RT05/06 Siring Agung, Ilir Barat Satu, Palembang tersebut menerima dua kali pembayaran dalam sehari. "Terima kasih sebesar-besarnya kepada manajemen PT Serenity Cipta Fastindo Kantor Pusat Bekasi, terutama kepada Pak Rudi selaku Pengawas yang sore ini jam 15-16 WIB sudah berkenan datang langsung ke rumah saya untuk konfirmasi dan membayarkan Rp 50.000. Saya sangat terharu dan menghargai itikad baik ini," ujar Asef Ydh kepada t...